Yance Zadrak Rumahuru, Tokoh Advokasi Keberagaman

SINMETA.ID, Jakarta –  Yance Zadrak Rumahuru atau sering beliau di panggil Pak Angky adalah seorang Profesor yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap advokasi tata kelola keragaman dan harmoni sosial di Indonesia, khususnya di wilayah Maluku. Namun, tidak hanya sebagai seorang akademisi dan pemimpin di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Yance Zadrak juga muncul sebagai sosok yang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin Maluku yang berwawasan inklusif.

Pendidikan dan Latar Belakang

Yance Zadrak Rumahuru, dengan segala latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teologi dan kebudayaan, telah mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kompleksitas peran agama dan kebudayaan dalam kehidupan masyarakat. Hal ini menjadi pondasi yang kuat dalam perannya sebagai seorang akademisi dan advokat keragaman.

Rektor IAKN Ambon

Dalam jabatannya sebagai Rektor IAKN Ambon, Yance Zadrak Rumahuru telah memainkan peran penting dalam memajukan pendidikan agama dan kesejahteraan umum di wilayah Maluku. Institut ini memiliki peran strategis dalam mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman mendalam tentang keragaman budaya dan agama.

Advokasi Tata Kelola Keragaman

Salah satu wawasannya yang paling mencolok adalah advokasi tata kelola keragaman. Dalam pidatonya tentang “Advokasi Tata Kelola Keragaman,” Yance Zadrak Rumahuru telah menyoroti masalah serius yang dihadapi Indonesia dalam mengelola keragaman etnik dan agama. Ia menekankan pentingnya mencapai harmoni sosial untuk mewujudkan cita-cita Undang-Undang Dasar 1945, seperti memajukan kesejahteraan umum dan membangun perdamaian antar bangsa.

Kontribusi untuk Kesejahteraan Bangsa

Yance Zadrak Rumahuru juga telah mengidentifikasi pelanggaran hak beragama dan pembatasan yang dapat membahayakan kerukunan antar kelompok. Oleh karena itu, ia melihat advokasi dan tata kelola keragaman sebagai isu strategis untuk menciptakan relasi yang seimbang, berkeadilan, dan moderasi beragama.

Aset Kepemimpinan Maluku

Melihat peran dan pemahamannya yang mendalam tentang keragaman dan harmoni sosial, Yance Zadrak Rumahuru memiliki potensi besar sebagai aset calon pemimpin Maluku di masa depan. Dalam perannya sebagai pemimpin akademis dan advokat keragaman, ia telah membuktikan kemampuannya dalam memahami, mengelola, dan mempromosikan keragaman yang kaya di Maluku.

Isu Keragaman di Maluku

Situasi keragaman di Maluku memerlukan pemimpin yang mampu memahami dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Yance Zadrak Rumahuru telah menunjukkan komitmen terhadap isu-isu ini dan terlibat dalam upaya-upaya yang menghasilkan solusi konkret.

Komitmen

Yance Zadrak Rumahuru adalah seorang individu yang memiliki komitmen kuat terhadap advokasi tata kelola keragaman dan harmoni sosial di Indonesia, khususnya di Maluku. Dalam perannya sebagai Rektor IAKN Ambon dan dalam pidato-pidatonya yang menginspirasi, ia telah membuktikan dirinya sebagai seorang yang peduli dan berwawasan luas. Potensinya sebagai salah satu telah memprofile dirinya dengan inklusifitas dan memperkuat harmoni sosial dalam wilayah yang kaya akan keragaman budaya dan agama seperti Maluku.

Direktur Riset dan Penelitian Indonesia (RISPENINDO), George Kuahaty meyakini bahwa Ketokohan Prof.Dr. Yance Zadrak Rumahuru dalam advokasi pluralisme di Maluku adalah man of solution isu-isu strategis keberagaman. Untuk itu ketokohan Yance adalah bukti kepercayaan Masyarakat atas pelayanan dan pengabdiannya. Spirit ini harus tetap dijaga sehingga legacy tersebut akan terus ada di Maluku.

Bagikan berita ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Kalahkan Turkmenistan, Timnas Indonesia Melaju ke Piala Asia U23
Next post KONI Pusat Akan Gelar Countdown Jelang PON 2024